Senin, 10 Oktober 2011

LETS DICIPLINE

Disiplin
artinya tetap melakukan walaupun Anda enggan, walaupun Anda tidak suka. Kualitas
ini memisahkan Anda dari kelompok orang gagal.

Masalah
terbesar di dunia adalah penundaan. Hampir 90% kegagalan disebabkan oleh
penundaan.

Saya mengenal
seseorang yang sebelum bekerja, bertanya kepada perasaan dirinya, “Malas ngak
ya?”, “Mulai ngak ya”, “Sekarang?.

Hemmm, Anda
tentu dapat menebak apakah orang tersebut akhirnya segera mulai bekerja atau
tidak.

 Banyak orang yang
terlalu mudah menyerah kepada perasaan dirinya. Apalagi, kalau mereka mengukur
kesiapan diri untuk memulai kerja dari perasaan mereka. Padahal, perasaan diri
kita tergantung dengan cara kita mengaturnya.

 Anda mungkin
pernah melihat, seorang anak yang malas belajar, dalam sekejap menjadi rajin
ketika melihat guru yang kejam masuk kelas.

Dan sialnya
(atau untungnya?), tidak ada lagi guru yang kejam dan direktur yang tegas, yang
akan memaksa seorang pengusaha untuk bekerja.

Sebagai
pemilik perusahaan, Anda menghadapi banyak pekerjaan setiap hari. Ada yang Anda
sukai dan ada yang Anda benci.

Disiplin
artinya tetap mengerjakan pekerjaan yang tidak Anda sukai walaupun sebenarnya
Anda ingin lari.

Menjadi Pengusaha
artinya menjadi disiplin.

Disiplin adalah kunci keberhasilan dalam bidang apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar